Wabup Kep. Selayar Pimpin Upacara Peringatan "HARGANAS KE-25 "

Wabup Kep. Selayar Pimpin Upacara Peringatan "HARGANAS KE-25 "


Wabup Kep. Selayar Pimpin Upacara Peringatan "HARGANAS KE-25 "

Posted: 24 Oct 2018 09:17 PM PDT

Wabup Kep. Selayar Pimpin Upacara, Peringatan "HARGANAS KE-25 "

MEDIA SELAYAR. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperingati Hari Keluarga Nasional ke-25 dengan melaksanakan upacara di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (25/10/2018).

Upacara tersebut diikuti jajaran PNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, yang berlangsung sekitar pukul 08.00 Wia.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara menyebut bahwa harganas ini telah mengingatkan kita akan pentingnya keluarga sebagai lingkungan hidup primer dan fundamental, tempat terbentuknya kepribadian yang mewarnai kehidupan manusia.

Menurutnya keluarga merupakan pranata sosial pertama yang mengemban fungsi strategis dalam membekali nilai-nilai kehidupan bagi anak manusia yang tengah tumbuh dan berkembang.

"Dalam keluarga pula nilai-nilai agama, kebangsaan, kemanusiaan, dan moral secara praktis mulai ditumbuhkan dan berproses.

Dengan demikian kehidupan suatu keluarga berpengaruh langsung dalam menentukan kualitas bangsa dan negara", kata Zainuddin.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Wabup berpesan agar momentum Hari Keluarga tersebut dapat dijadikan sebagai starting point dalam memperkuat basis keluarga, yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan di Kabupaten Kepulauan Selayar. (KT2)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Wabup Kep. Selayar Pimpin Upacara Peringatan "HARGANAS KE-25 " . Silahkan membaca berita lainnya.

Bawaslu Gandeng LSM dan Media Awasi Pelaksanaan Pemilu 2019

Posted: 24 Oct 2018 09:17 PM PDT

Bawaslu Gandeng LSM dan Media, Awasi Pelaksanaan Pemilu 2019

MEDIA SELAYAR. Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan koordinasi pengawasan dengan partai politik (parpol), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan media.

Rapat Koordinasi dibuka oleh Ketua Bawaslu Sulsel, Drs. H. L. Arumahi, MH. Dalam sambutannya, Ia berharap kegiatan koordinasi tersebut dapat menjadi pemicu dalam menghasilkan pemilu yang berkualitas.

"Koordinasi Bawaslu dalam hal ini, meningkatkan peran serta masyarakat dalam mengawasi pemilu dengan tujuan mewujudkan pemilu 2019 yang demokratis, berintegritas dan berkualitas," ungkap Arumahi.

Turut hadir dalam acara tersebut sebagai narasumber, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulsel, Misnah Attas, Akademisi dan pengamat politik, menambah wawasan peserta yang hadir dengan materi yang dibawakannya, proses dan progres pencalonan Anggota DPR/DPD/DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas pemilu 2019.

Turut menjadi narasumber dalam acara tersebut, Amrayadi, SH dan Drs. Saiful Jihad, M.Ag selaku Komisioner Bawaslu Provinsi Sulsel serta salah satu perwakilan Bawaslu RI di pusat.

"Pengawasan LSM, media atau lembaga pemantau pemilu itu sangat penting guna meningkatkan partisipatif masyarakat dan animo pemilih, parpol juga harus melaporkan para kontestan yang melakukan kecurangan" ujar Saiful Jihad, Dosen Universitas Hasanuddin ini.

Sementara itu, salah satu peserta yang hadir dari LSM PERAK Sulawesi Selatan sangat mengapresiasi atas adanya kegiatan tersebut.

"Kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu seperti ini harus sering diadakan agar masyarakat mendapat edukasi pemilu untuk dapat menciptakan hasil pemilu yang berkualitas nantinya," ujar Jumadi, SH, Koordinator Divisi Hukum LSM PERAK Sulawesi Selatan.

Jumad juga berharap agar LSM dilibatkan dalam posisi yang mengikat sebagai pemantau dan mengawasi proses penyelenggaraan pemilu.

"Sejauh ini yang kita lihat, peran LSM sepertinya terbatas dalam mengontrol dan mengawasi jalannya penyelenggaraan pemilu karena kita selalu bertumpuh pada Bawaslu, akhirnya kita hanya tampil sebagai penonton saja," jelas Jumadi.

Dalam kegiatan tersebut, acara dipandu oleh protokol, Sudirman Rahim, SE, MM. Peserta yang hadir berasal dari perwakilan parpol, LSM dan media. (*).
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bawaslu Gandeng LSM dan Media Awasi Pelaksanaan Pemilu 2019 . Silahkan membaca berita lainnya.

Wakil Bupati Pimpin Rakor BNK, Ini Arahannya

Posted: 24 Oct 2018 09:17 PM PDT

Wakil Bupati Pimpin Rakor, BNK, Ini Arahannya

MEDIA SELAYAR. Rapat koordinasi (Rakor) pelaksanaan kegiatan Badan Narkotika Kabupaten Kepulauan Selayar dipimpin oleh Wakil Bupati Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H., di ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Rabu (24/10/2018).

Rakor dihadiri Kasat Narkoba Polres Kepulauan Selayar AKP. Muh. Ali, Pihak Kejaksaan Negeri Selayar, para Asisten Setda, Kepala OPD, dan Kepala Bagian Setda. Dalam sambutannya,

Wakil Bupati Kepulauan Selayar menyampaikan bahwa hal penting dalam rakor pelaksanaan kegiatan Badan Narkotika Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2018 adalah komitmen dan data yang falid. "Selayar menuju 'zero narkoba' sebab generasi muda tongkat estafet masa depan.

Kita butuh data terkait dengan materi apa yang berbahaya dan kita butuh justifikasi tentang obat tertentu yang berbahaya, kita bisa buatkan aturannya. Ini bisa menjadi langkah untuk menindaklanjuti generasi muda Selayar yang sekarang sudah mengkhawatirkan.

Segera kita agendakan rapat terpadu," lanjut Dr. H. Zainuddin, S.H.,M.H. Sementara Kasat narkoba AKP. Muh. Ali menjelaskan ciri pengguna barang terlarang "Ciri pemakai bisa dilihat, diantaranya jika pengguna lem fox tubuh dan pakaian berbau menyengat, seperti bau cat atau lem, berkembangnya luka yang mengelilingi area mulut, mata memerah dan berair dan hidung nampak bintik-bintik, napas berbau bahan kimia, terlihat seperti orang mabuk, mual, cemas, dan saat berjalan sering terkandung," kata AKP Muh. Ali .

Lanjut Kasat Narkoba bahwa ciri pengguna sabu jika diajak bicara jarang mau kontak mata, bicara pelo/cadel, jika keluar rumah sembunyi-sembunyi, sering makan permen karet atau permen mentol untuk menghilangkan bau mulut, dan sering membawa obat tetes mata.

Sementara pengguna narkoba cirinya adalah mata memerah, pupil yang mengecil atau lebih besar dari normal, mual muntah, pilek tanpa sebab, sering sakit, keluhan mulut sakit, timbul bintik-bintik di sekitar mulut, sakit kepala, 'mulut kapas', sering membasahi bibir atau rasa haus berlebihan, dan depresi.

 "Nah, jika dia adalah bandar narkoba cirinya bertempat tinggal lebih suka ditempat kost, sering kedatangan tamu orang yang tetap, kurang bergaul dengan tetangga, bicara hati-hati dan waspada, pekerjaan tidak jelas, memiliki handphone dan kartu sering ganti-ganti," jelasnya. (KT2)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Wakil Bupati Pimpin Rakor BNK, Ini Arahannya . Silahkan membaca berita lainnya.

Bupati Kep. Selayar Buka Resmi Pelaksanaan Festival Takabonerate 2018

Posted: 24 Oct 2018 09:17 PM PDT

Bupati Kep. Selayar, Buka Resmi Pelaksanaan Festival Takabonerate 2018
MEDIA SELAYAR. Bupati Kepulauan Selayar H. Muh Basli Ali secara resmi membuka pelaksanaan event pariwisata Festival Taka Bonerate 2018. Pembukaan berlangsung diTaman Pelangi, pada Rabu 24 Oktober 2018 semalam.

Dalam membuka event pariwsiata ini, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh Basli Ali, mengungkapkan rasa bangganya pada peserta yang datang memeriahkan kegiatan tahunan didaerah ini. Kegiatan ini menurut Bupati adalah merupakan salah satu event yang dikemas untuk mendukung program 20 juta wisatawan untuk datang ke Indonesia.



Bupati juga menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Festival Takabonerate adalah memperkenalkan obyek dan daya tarik destinasi pariwisata khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, meningkatkan kunjungan wisatawan di Kepulauan Selayar, meningkatkan pendapatan pemberdayaan di Bidang pariwisata serta mengidentifikasi, memahami minat serta wisatawan sehingga pengelolaan kepariwisataan ke depannya dapat disesuaikan dengan permintaan pasar.

Tema yang diangkat adalah "Refleksi Budaya Daerah Dalam Bingkai Kebaharian Selayar". Tema tersebut menggambarkan bahwa event ini ditujukan pada kegiatan-kegiatan bernuansa bahari dengan didukung obyek wisata budaya daerah, seperti wonderful selayar, lepa-lepa race, festival budaya bajo, land tour, dan underwater exebition, terang H. Muh. Basli Ali.


" Kegiatan ini merupakan sebuah sarana promosi bagi kami di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk memperkenalkan potensi-potensi yang ada di daerah ini, terutama dibidang kebaharian, jelas H. Basli. "

Di akhir sambutannya, H. Muh. Basli Ali berharap pelaksanaan Festival Takabonerate dapat meninggalkan kesan positif yang dapat menggugah minat dan perhatian pelaku wisata untuk berinvestasi di Kabupaten Kepulauan Selayar, khususnya di Taman Nasional Takabonerate.

Sementara Asisten Administrasi Setda Pemprov. Sulsel Dr. H. Ruslan Abu, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan festival Takabonerate. Menurutnya Kawasan Taman Nasional Takabonerate merupakan salah satu objek wisata yang memiliki pesona laut yang sangat indah dengan kawasan atol terbesar ketiga di dunia.

Pembukaan event pariwisata ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan Pemerintah Provinsi Sulsel Salim, Kepala Balai TNTBR Faat Rudianto, sejumlah pimpinan perbankan, ketua penggerak TP. PPK dan peserta festival Taka Bonerate dan Wonderful Selayar. (*)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Bupati Kep. Selayar Buka Resmi Pelaksanaan Festival Takabonerate 2018 . Silahkan membaca berita lainnya.

Bupati Lampung Tengah Hi. Loekman Djoyosoemarto -BANTU PETANI CABE

Posted: 24 Oct 2018 09:12 PM PDT

Warga Mulai Keluhkan Antrean Panjang BBM Premium

Posted: 24 Oct 2018 06:24 PM PDT

Antrean panjang BBM  jenis premium dan pertalite di salah satu SPBU di Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan pertalite akhir-akhir ini cukup meresahkan warga Banjarmasin. Tak sedikit SPBU menaruh pengumuman 'Premium Habis'.

Menurut pantauan wartawan BeritaBanjarmasin.com di sebuah SPBU di Banjarmasin, terjadi antrean cukup panjang. Sehingga membuat masyarakat mengeluh.

Terlebih mereka harus antre dengan para pelansir yang notabene membeli BBM dalam jumlah banyak. Salah satu keluhan datang dari Ida, warga Sungai Andai, mengaku harus antre satu jam untuk dapat membeli BBM. "Satu jam baru dapat, mau balik lagi tapi habis banget ini isinya," terangnya kepada BeritaBanjarmasin.com, Rabu (24/10/2018).

Kepala Sekolah Taman Kanak-kanak Islam Terpadu di Banjarmasin ini berharap adanya pembedaan antara pelansir dan pembeli biasa. "Pelansir banyak ikut antre, dan beli dalam jumlah banyak. Kalau pembeli biasa tidak kebagian kan repot," ungkapnya.

Keluhan lain diungkapkan Suparno yang berujar rela ikut antre panjang demi mendapatkan bensin. "Soalnya kalau ngisi Pertamax mahal sekali," pungkasnya. (puji/sip)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Warga Mulai Keluhkan Antrean Panjang BBM Premium . Silahkan membaca berita lainnya.

Jelang Pemilu 2019, Pemuda Banjarmasin Didorong Berperan Jaga Suasana Damai

Posted: 24 Oct 2018 06:14 PM PDT

Dialog Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Kota Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Empat Konsensus dasar bangsa yang harus dipegang teguh oleh masyarakat adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, yang akan mengkokohkan kesatuan dan persatuan Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasatbinmas Polresta Banjarmasin, Kompol Sumarjan. Ia mengatakan empat konsensus tersebut sangat berpotensi untuk tercipta kondisi masyarakat yang damai tanpa konflik sosial jika dipegang erat oleh masyarakat.

"Apalagi dalam situasi sekarang tahun politik sangat mempengaruhi suasana masyarakat, sedikit saja salah kaprah maka akan membuat keruh dan bisa saja berdampak terjadi konflik sosial," kata Sumarjan saat memberi materi di dialog organisasi kepemudaan dan kepramukaan Kota Banjarmasin, Rabu (24/10/2018).

Dialog Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Kota Banjarmasin tersebut digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Kota Banjarmasin dalam rangka menciptakan suasana kondusif menjelang tahun politik.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin, Kasman menyampaikan pemuda yang lebih berperan aktif dari kehidupan bermasyarakat, beberapa gerakan yang dilakukan oleh kepemudaan dan kepramukaan sangat positif untuk kelangsungan suasana kondusif di Banjarmasin.

"Pemuda kami harapkan lebih aktif sosialisasikan suasana damai dalam tahun politik ini, dan tidak membuat suasana semakin keruh dengan penyalahgunaan narkoba serta pergaulan bebas," ucap Kasman.

Adapun narasumber lainnya pada dialog tersebut, Ketua KPU Kota Banjarmasin, Khairun Nizan memaparkan pemuda sangat mempunyai andil yang sangat besar dalam Pemilu 2019 mendatang.

"Pemuda kami harapkan ikut berpartisipasi dalam pemilu, jangan sampai ada golput agar maksimal suara rakyat Indonesia terlebih di Kota Banjarmasin sangat kita maksimalkan kesesuaian data pemilih dengan daftar pemilih tetap," pungkas Khairun Nizan. (arum/sip)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Jelang Pemilu 2019, Pemuda Banjarmasin Didorong Berperan Jaga Suasana Damai . Silahkan membaca berita lainnya.

Buku Tata Rias Pengantin Tradisional Banjar Diluncurkan

Posted: 24 Oct 2018 06:14 PM PDT

Buku Tata Rias Pengantin Tradisional Banjar/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Kota Banjarmasin kini memiliki sebuah buku yang mengulas tentang  tata rias pengantin tradisional Banjar. Buku karangan desainer kota seribu sungai, Kawang Yoedha, secara resmi diluncurkan oleh Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin beberapa hari lalu.

Dalam buku yang terbagi atas tiga bab itu, Kawang Yoedha menjelaskan tiga pakaian pengantin adat Banjar beserta aksesoris dan tata riasnya. Pakaian pengantin tersebut terdiri dari Ba'gajah Gamuling Baular Lulut yang digunakan pada abad XV sampai XVI.

Kemudian Ba'amar Galung Pancaran Matahari yang digunakan masyarakat Banjar sekitar abad ke XVII hingga XVIII, dan yang ketiga adalah pakaian pengantin Ba'bajukun Galung Pacinan yang digunakan pada abad XIX.

Menurut Hj Siti Wasilah, buku "Tata Rias Pengantin Tradisional Banjar Pakem dari Abad ke Abad" adalah sebuah karya yang luar biasa dan harus mendapatkan apresiasi dari semua pihak.

Buku tersebut, menggambarkan kecintaan pada budaya Banjar yang menggambarkan kepatuhan dan ketaatan kepada nilai-nilai budaya dan kesetiaan untuk menjaganya.  Juga bagian dari pesan-pesan tetuha budaya Banjar yang sangat baik didokumentasikan oleh Kawang Yoedha beserta timnya. "Kita berharap buku ini menjadi bagian dari catatan sejarah yang bermanfaat untuk muda-mudi Banjarmasin secara khusus dan Kalsel pada umumnya untuk memahami secara utuh bagaimana budaya banjar yang ditampilkan di dalam busana pengantin adat Banjar," ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya buku tersebut para seniman dan budayawan juga bisa mencatat dan meneruskan apa yang sudah dititipkan oleh para tokoh budayawan terdahulu. "Saya titip pesan kepada Bapak Kawang Yoedha beserta seluruh tim dari Yayasan Mendulang (Menggapai Dunia Gemilang) ayo terus sosialisasikan buku ini, dan harus siap bergandengan tangan dengan siapapun. Dan saya titip pesan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin ayo kita bergandengan tangan, kita usung semangat luar biasa dari buku ini," ucapnya.

Harapan lain yang disampaikannya dalam kegiatan yang dihadiri Gabungan Organisasi Wanita Kota Banjarmasin itu, agar seluruh lapisan masyarakat mewujudkan tampilan budaya Banjar sesuai dengan pakemnya.

Hal senada juga disampaikan langsung Kawang Yoedha tekadnya untuk terus melestarikan budaya Banjar. "Kami dari nanang-nanang Banjar senior mempunyai tekad untuk melestarikan budaya Banjar, supaya jangan bergeser, jadi silakan untuk mengadopsi walau tidak persis tapi paling tidak ada 90 persen nuansa Banjar itu tidak hilang," tandasnya. (arum/sip)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Buku Tata Rias Pengantin Tradisional Banjar Diluncurkan . Silahkan membaca berita lainnya.

Dandim 0116/Nagan Raya Fasilitasi Operasi Bocah 6 Tahun Penderita Jantung Bocor

Posted: 24 Oct 2018 05:18 PM PDT

Demi Cerdaskan Anak Perbatasan, Tiap Hari Harus Seberangi Sungai

Posted: 24 Oct 2018 05:18 PM PDT

Tahapary Semangat Bangun Malteng Lewat Kursi Hangat DPRD Provinsi

Posted: 24 Oct 2018 05:15 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul Tahapary Semangat Bangun Malteng Lewat Kursi Hangat DPRD Provinsi . Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Akoon,mollucastimes.com-Ditengah keinginan membangun Kabupaten Maluku Tengah dari ketersisihan serta merubah tingkat kemiskinan yang masih tinggi,  salah satu putra terbaik dari Negeri Akoon Kecamatan Nusa Laut Kabupaten Maluku Tengah, Ferdy Tahapary (35) siap maju di kancah politik pada Pemilu Legislatif  pada April 2019 mendatang dari daerah pemilihan Maluku Tengah.

Demikain diakui Tahapary  yang merupakan seorang anggota Polri pada Kepolisian Daerah Maluku lewat keberanian meletakan jabatannya untuk maju sebagai calon Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Partai besutan Megawati Soekarno Putri (PDI-P)  tersebut, saat ditemuii di sela pengresmian Baileo Negeri Akoon, Selasa 24/10/18.

"Saya siap maju untuk calon anggota DPRD Maluku dari dapil Maluku Tengah.  Sebagai anak negeri sekaligus putra daerah Maluku Tengah merasa bertanggung jawab  memperjuangkan aspirasi  demi kesejahteraan masyarakat dan daerah ke depan," ungkapnya.

Berbagai fenomena negatif yang ada di Kabupaten Maluku Tengah inilah yang membuatnya teguh berjuang.

"Kabupaten Maluku Tengah sebagai kabupaten tertua di Maluku yang sudah berusia  61 tahun, namun hingga kini  masih ada dalam ambang garis kemiskinan., belum sejahtera bahkan masih banyak ketertinggalan  terutama di negeri-negeri yang jauh dari ibukota kabupaten.
Contohnya akses pendidikan yang masih belum memadai, akses kesehatan yang sampai saat ini masih terpuruk, pembangunan yang tidak merata karena adanya sistim pilih kasih dari pemimpin di negeri ini kepada negeri-negeri atau desa tertentu saja dan masih banyak pengangguran yang bertebaran sana sini," bebernya.

Diakuinya, dirinya  telah melalui mekanisme baik dari sisi kepartaian hingga proses pengunduran diri dari keanggotaan Polri melalui pensiun dini dan yakin  akan menduduki kursi DPRD Maluku periode 2019-2024.

"Saya sangat optimis dan yakin kalau saya bisa meraih satu kursi di DPRD Maluku dari dapil Maluku Tengah," tegas mantan anggota Polri ini.

Bahkan lebih jauh Tahapary bersedia maju dalam bursa pencalonan Bupati Malteng tahun 2022 mendatang,

"Sejak  1957 Kota Masohi  sebagai ibukota kabupaten Maluku Tengah membawahi beberapa wilayah seperti Pulau Buru, Seram Timur, Seram Barat, Lease dan juga Leihitu Salahutu dan juga Banda dan Tehoru.

Namun Buru, Seram Barat maupun Seram Timur yang lahir dari Maluku Tengah lebih maju terbalik dengan Kabupaten induk. Dengan kehendakTuhan, kita bisa merubah mindset masyarakat dan daerah sehingga dapat disejajarkan dengan daerah lain di Maluku," pungkasnya. (MT-MHS)
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Tahapary Semangat Bangun Malteng Lewat Kursi Hangat DPRD Provinsi . Silahkan membaca berita lainnya.

“Peimahu Kutalo Tounussa Hatalepu” Lestarikan Pranata Adat Negeri Akoon

Posted: 24 Oct 2018 04:40 PM PDT

Ini adalah berita terbaru dan menarik dengan judul "Peimahu Kutalo Tounussa Hatalepu" Lestarikan Pranata Adat Negeri Akoon. Silahkan baca dan menyimak artikelnya.
Akoon,mollucastimes.com-Untuk mencapai suatu kata mufakat dalam musyawarah bagi negeri-negeri adat di Maluku, keberadaan Baileo sangat penting.

Hal ini dikatakan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua, SH  saat meresmikan penggunaan Baileo  "Peimahu Kutalo Tounussa Hatalepu" Negeri Akoon Kcamatan Nusa Laut Kabupaten Maluku Tengah, Selasa 22/10/18.

"Baileo bagi masyarakat Maluku khusus di Kabupaten Maluku Tengah  termasuk di Negeri Akoon merupakan bagian dari upaya melestarikan pranata adat dan budaya sebagai identitas kultural  yang diperlukan dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Negeri," aku Tuasikal.

Prosesi peresmian Baileo Negeri Akoon sangat penting,  karena memiliki sejarah yang panjang bagi negeri Tounussa Hatalepu melalui pelestariannya.

"Hal ini mengingatkan kembali sejarah terbentuknya negeri adat sekaligus mempertahankan kultur budaya sebagai pedoman kehidupan masyarakat yang beradab dalam bingkai kehidupan yang damai dan sejahtera.

Kekayaan adat dan budaya maupun nilai estetika yang universal pada setiap negeri adat harus dijaga dan dilestarikan guna kemajuan dan kebaikan bersama bagi masyarakat secara umum di kabupaten Maluku Tengah teristimewa bagi negeri-negeri yang memiliki hukum adat tersendiri seperti di Negeri Akoon," paparnya.

Dirinya mengakui, sejarah kehidupan dan peradaban masyarakat negeri Tounussa Hatalepu hingga kini masih terus dijaga dengan baik bahkan tidak terpengharuh dengan kemajuan teknolgi yang selalu menghantui sistim kehidupan dan peradaban sebagai kultur yang bisa mengganggu sistim kehidupan peradaban  terutama bagi anak-anak muda dewasa ini

"Selain menjadi momentum untuk menegaskan representasi dan ciri khas Negeri Akoon yang terbentuk sebagai  ikatan geologis dan territorial, namun juga sebagai tempat pelestarian adat dan budaya yang dimiliki oleh semua masyarakat yang mendiami negeri ini.

 Baileo di negeri-negeri adat merupakan bukti eksistensi kemajuan dan kearifan peradaban masyarakat dan pemerintah lokal di Bumi Pamahanunusa bahkan Maluku  secara keseluruhan yang sudah berlangsung secara turun temurun ratusan tahun lalu  sebagai tempat berkumpulnya tokoh adat dan kepala pemerintah negeri dalam bermusyawarah dalam pengambilan keputusan demi kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.," bebernya.

Karena itu dirinya berharap pengresmian Baileo ini tetap dijaga sebagai upaya melestarikan adat dan budaya serta kearifan lokal masyarakat Negeri Akoon.  (MT-MHS)


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang "Peimahu Kutalo Tounussa Hatalepu" Lestarikan Pranata Adat Negeri Akoon . Silahkan membaca berita lainnya.

Pantau Program CCDP IFAD di NTT, Gilbert Houngbo Kunjungi Kupang

Posted: 24 Oct 2018 01:40 PM PDT

Pantau Program CCDP IFAD di NTT, Gilbert Houngbo Kunjungi Kupang
KUPANG, LELEMUKU.COM - Presiden The International Fund For Agricultural Development (IFAD) Gilbert Houngbo tiba di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (10/10) setelah menempuh perjalanan dari Roma, Italia.

Ia berserta delegasi Stefania Lenocci sebagai President' Senior Adviser, Katie Taft sebagai Communication Office to Senior Management, Ron Hartman sebagai Country Director for South East Asia and Pacific Region, Anissa Pratiwi sebagai Country Programme Officer dan Gustaf Daud Sirait sebagai Representatif Indonesia-Roma.

Datang juga tim dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Jakarta. Mereka dijemput oleh Walikota Kupang DR. Jefirstson R. Riwu Kore. MM, MH, Wakil Walikota Kupang dr. Hermanus Man, didampingi Pj Sekda Kota Kupang, Asisten Sekda Kota Kupang serta beberapa Kepala Dinas di Wilayah Kota Kupang.

Setelah meninggalkan Bandara Eltari, Kupang, rombongan menuju ke Taman Wisata Hutan Mangrove, Kel. Oesapa Barat. Taman wisata Mangrove adalah lokasi Proyek Coastal Community Development Project (CCDP) IFAD, disambut oleh ratusan masyarakat.

Dalam sambutannya, Walikota Kupang DR. Jefirstson R. Riwu Kore. MM, MH menyambut rombongan dengan memberikan apresiasi kedatangan mereka.

"Welcome to Kupang. Kota Kecil di timur dari Indonesia, berbatasan dengan Timor Leste dan Australia. Kota Kupang berpenduduk sekitar 500.000 dengan sekitar 25% dari peduduk bekerja sebagai nelayan. Saya sangat berterima kasih untuk program dari IFAD yang telah menolong masyarakat di Kota Kupang. Seperti yang kita ketahui pendapatan penduduk ikut naik oleh karena bantuan dari IFAD. Karena itu saya berterima kasih dan berharap agar ke depan bantuan dari IFAD terus berlanjut," ujar dia.

Presiden IFAD Houngbo memberikan ekspresi atas penyambutan yang hangat. Ia menyatakan ingin belajar terkait kesuksesan masyarakat selama program CCDP berjalan.

"Saua mendengar CCDP setelah mengikuti pertemuan di Stockholm, Swedia membahas bagaimana menaikkan produksi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan CCDP adalah salah satu yang dipresentasikan. Banyak sekali ilmu positif yang beliau dengar dalam acara internasional. Karena itu sangat penting kedatangan kami untuk mengetahui bagaimana progres ataupun masalah yang ada di masyarakat. Ini bukan cerita sukses dari IFAD, melainkan cerita sukses dari masyarakat. Sekalian menekankan dukungan Pemerintah Republik Indoneia agar cerita sukses tidak berhenti disini tapi akan meningkat di masa depan," ujar dia.

Kamis (11/10) rombongan berkunjung di kantong nelayan di Kelurahan Nun Baun Delha (NBD) Kecamatan Alak Kota Kupang guna melihat langsung beberapa produksi yang sudah dikerjakan oleh kelompok kerja CCDP.

Presiden IFAD sangat senang berada di NBD dan berinteraksi langsung dengan bapak ibu tentang pengalaman di masyarakat.

Ia juga berterima kasih kepada Walikota Kupang yang mendukung sejak kedatangan kemarin, juga kepada Bapak Gubernur NTT yang telah mendukung kegiatan kami di Kota Kupang.

Setelah itu rombongan melihat pabrik es yang ada di Kelurahan Kelapa Lima , Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Pabrik es ini mendukung nelayan dalam menjajakan ikan hasil tangkapan. Selanjutnya Tim IFAD dan Kemen Kelautan dan Perikanan meninggalkan Kota Kupang melalui Bandara Eltari Kota Kupang. (HumasKotaKupang)

Inpex Masela Siap Bersinergi Dukung Pembangunan di Kepulauan Tanimbar

Posted: 24 Oct 2018 01:00 PM PDT

Inpex Masela Siap Bersinergi Dukung Pembangunan di Kepulauan Tanimbar
SAUMLAKI, LELEMUKU.COM - Mendukung pemerintahan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, perusahaan minyak dan gas, Inpex Masela Ltd menyatakan siap bersinergi guna membangun Kepulauan Tanimbar.

Hal ini diungkapkan Acting Senior Manager Communication and Relation Department Inpex Masela Ltd, Muhamad Berli dengan menyatakan dukungan pembangunan tersebut dilakukan dengan berbagai cara positif guna menunjang tiap layanan sosial kepada masyarakat adat yang terkena dampak langsung dari operasional perusahaan migas asal Jepang tersebut.

"Kita dukung melalui dukungan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Pada dasarnya perusahaan siap bersinergi dengan pemerintah sehingga kedepannya, Kabupaten MTB dapat maju dan jaya dalam berbagai hal," ujar dia kepada Lelemuku.com di Saumlaki pada Kamis (4/10) lalu.

Selanjutnya mewakili Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi, ia juga mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) ke 19 Kabupaten MTB yang sekaligus akan berganti nama menjadi Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

"Mewakili pimpinan, kami mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Maluku Tenggara Barat yg ke 19. Semoga sukses menuju masa depan yang lebih baik dan menjadi tuan rumah, sahabat dan keluarga bagi proyek LNG Abadi dan SKK Migas serta Inpex Masela dan mitranya Shell," ungka Berli.

Saat ini Inpex Masela telah menyelesaikan Kajian desain awal atau Pre Front End Engineering Design (pre-FEED) untuk Blok Masela. Sehingga pembahasan kajian pre-FEED yang telah rampung itu dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya yakni pengajuan revisi rencana pembangunan atau Plan of Development (PoD).

Pre-FEED sebelumnya mulai dikerjakan April 2018 lalu dengan beberapa target diantaranya desain awal fasilitas LNG Darat Abadi Masela yakni desain kilang LNG, pipa, fasilitas terapung produksi, penyimpanan, offloading, sumur bawah laut, estimasi biaya proyek, estimasi jadwal proyek yang lebih detil dan lokasi kilang LNG.

Adapun dari Lapangan Abadi, tercatat potensi cadangan gas hingga 6,97 triliun kaki kubik (TCF) dan kapasitas kilang hingga 9,5 juta ton per tahun (MTPA), sementara puncak lifting pada Blok Masela pada tahun 2027 mencapai 1.200 MMSCFD.

Inpex merupakan perusahaan minyak dan gas terbesar dari Jepang yang saat ini mempunyai lebih dari 70 proyek minyak dan gas di lebih dari 20 negara termasuk di Indonesia, Australia, Brazil, Kazakhstan dan Uni Emirat Arab.

Di Indonesia, Inpex telah beroperasi sejak tahun 1966, dan saat ini berpartisipasi dalam tujuh blok migas yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan dan produksi termasuk di Blok Masela, dimana Inpex Masela menjadi operator. (Albert Batlayeri)

Abdul Faris Umlati Lepas Puluhan Ekor Tukik ke Laut Raja Ampat

Posted: 24 Oct 2018 12:42 PM PDT

 Abdul Faris Umlati Lepas Puluhan Ekor Tukik ke Laut Raja Ampat
YAMBEKAKI, LELEMUKU.COM - Bupati Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Abdul Faris Umlati, SE didampingi unsur Muspida dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Raja Ampat melepas puluhan ekor tukik (anak penyu) ke laut di Kampung Yembekaki, Distrik Waigeo Timur, Raja Ampat, Jumat (28/9) lalu.

Melalui kesempatan itu, Abdul Faris Umlati, SE mengajak seluruh masyarakat Raja Ampat untuk menjaga dan melindungi penyu sebagai satwa yang langka dan dilindungi di Raja Ampat.

Dijelaskannya Raja Ampat merupakan daerah tujuan wisata dunia, karena itu penyu dan satwa lainnya di Raja Ampat baik di darat maupun di perairan perlu dijaga dan dilestarikan.

"Raja Ampat ini daerah tujuan wisata dunia, karena itu dengan melepas tukik ini atau anak penyu ini saya mengajak seluruh masyarakat Raja Ampat untuk kita hentikan penangkapan dan pembunuhan penyu, karena satwa ini tidak saja langkah tapi juga menjadi daya tarik kegiatan wisata di Raja Ampat," ujar Abdul Faris Umlati, SE.

Pelepasan tukik di sela-sela kunjungan kerjanya ke distrik dan kampung ini diikuti seluruh pejabat yang menyertai kunjungan kerja tersebut seperti pewakilan Polres Raja Ampat, pimpinan dan anggota DPRD Raja Ampat, Sekda Raja Ampat dan para pejabat lainnya di Raja Ampat.

Aksi pelepasan penyu ini untuk mengingatkan masyarakat Raja Ampat untuk tidak lagi berburu penyu dan zatwa dilindungi di Raja Amat.

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/DPRD sendiri telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 09 tahun 2012 tentang larangan penangkapan hiu, pari manta dan jenis-jenis ikan tertentu (duyung dan penyu) di perairan laut Raja Ampat.

Sebenarnya Raja Ampat telah memiliki Perda Pelindungan Penyu dan memang penyu ini adalah satwa yang dilindungi Undang-Undang.

"Jadi apa yang dilakukan bupati ini  untuk kembali mengingatkan masyarakat agar penyu ini tidak boleh diburu," ujar Kepala Dinas Perikanan Raja Ampat, Rio Bartholomeus Imbir, S.Pi, M.Si yang juga ikut dalam aksi pelepasan tukik tersebut.

Sebagaimana diketahui perairan laut Raja Ampat memiliki tingkat konsentrasi keanekaragaman biota laut tertinggi di perairan dunia, dengan 75 % dari seluruh jenis terumbu karang di dunia dan sedikitnya 1.320 spesies ikan.

Menurut Bupati Raja Ampat, potensi ini menjadi kekuatan utama dalam pengembangan pariwisata di Raja Ampat. Oleh karena itu ia berharap agar masyarakat Raja Ampat tidak lagi menangkap zatwa-zatwa perairan yang dilindungi di Raja Ampat. (DiskominfoRajaAmpa)

Hermanus Man Buka Seleksi Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Kupang

Posted: 24 Oct 2018 12:30 PM PDT

Hermanus Man Buka Seleksi Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kota Kupang
KUPANG, LELEMUKU.COM - Merespon tuntutan Pegawai Negeri Sipil sebagai abdi negara dan abdi masyarakat dari waktu ke waktu dituntut untuk menunjukan kinerja dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas agar mampu mencapai tujuan organisasi.

Dalam rangka mendukung kinerja organisasi pemerintah, maka Pegawai Negeri Sipil dan pengambil keputusan harus mengetahui kompetensi yang dimiliki oleh masing - masing orang yang di tugaskan dalam jabatan tertentu.

Pemerintah Kota Kupang melalui BKPPD Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan Seleksi Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang Tahun 2018 yang secara resmi di buka oleh Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man di Hotel Naka, Senin (15/10).

Wakil Wali Kota Kupang mengatakan seleksi jabatan ini dapat menghasil birokrat yang memiliki kapasitas/kompetensi di bidang tugas, berintegritas, bersih dan bebas KKN sesuai dengan perundang - undangan yang berlaku sehingga dapat menempatkan personil sesuai keahlian pada bidangnya agar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi oraganisasi dapat berjalan dengan baik yang memberi dampak positif bagi pembangunan Kota Kupang ini.

Ketua Tim Sekretariat Abraham David Evil Manafe, S.IP. M.Si mengatakan seleksi ini untuk memetakan profil kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemerintah Kota Kupang serta untuk kepentingan mutasi sesuai standar kompetensi jabatan.

Sebanyak 28 orang peserta ikut serta dalam seleksi ini yang adalah Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau Eselon II di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang.

Dengan panitia seleksi sebanyak 5 orang yaitu 2 dari kalangan internal pemerintah dan 3 orang dari eksternal pemerintah. Panitia seleksi ini dibantu oleh tim Penilai Kompetensi (Assesor) yang berkompeten sebanyak 6 orang dari Propinsi Nusa Tenggara Timur. Secara administrasi Panitia Seleksi dibantu olwh Tim Sekretariat sebantak 20 orang.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 6 (enam) hari dari tanggal 15 - 20 Oktober 2018. (HumasKotaKupang)

Abdul Faris Umlati Lepas Puluhan Ekor Tukik ke Laut Raja Ampat

Posted: 24 Oct 2018 12:30 PM PDT

 Abdul Faris Umlati Lepas Puluhan Ekor Tukik ke Laut Raja Ampat
YAMBEKAKI, LELEMUKU.COM - Bupati Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Abdul Faris Umlati, SE didampingi unsur Muspida dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemda Raja Ampat melepas puluhan ekor tukik (anak penyu) ke laut di Kampung Yembekaki, Distrik Waigeo Timur, Raja Ampat, Jumat (28/9) lalu.

Melalui kesempatan itu, Abdul Faris Umlati, SE mengajak seluruh masyarakat Raja Ampat untuk menjaga dan melindungi penyu sebagai satwa yang langka dan dilindungi di Raja Ampat.

Dijelaskannya Raja Ampat merupakan daerah tujuan wisata dunia, karena itu penyu dan satwa lainnya di Raja Ampat baik di darat maupun di perairan perlu dijaga dan dilestarikan.

"Raja Ampat ini daerah tujuan wisata dunia, karena itu dengan melepas tukik ini atau anak penyu ini saya mengajak seluruh masyarakat Raja Ampat untuk kita hentikan penangkapan dan pembunuhan penyu, karena satwa ini tidak saja langkah tapi juga menjadi daya tarik kegiatan wisata di Raja Ampat," ujar Abdul Faris Umlati, SE.

Pelepasan tukik di sela-sela kunjungan kerjanya ke distrik dan kampung ini diikuti seluruh pejabat yang menyertai kunjungan kerja tersebut seperti pewakilan Polres Raja Ampat, pimpinan dan anggota DPRD Raja Ampat, Sekda Raja Ampat dan para pejabat lainnya di Raja Ampat.

Aksi pelepasan penyu ini untuk mengingatkan masyarakat Raja Ampat untuk tidak lagi berburu penyu dan zatwa dilindungi di Raja Amat.

Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah/DPRD sendiri telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 09 tahun 2012 tentang larangan penangkapan hiu, pari manta dan jenis-jenis ikan tertentu (duyung dan penyu) di perairan laut Raja Ampat.

Sebenarnya Raja Ampat telah memiliki Perda Pelindungan Penyu dan memang penyu ini adalah satwa yang dilindungi Undang-Undang.

"Jadi apa yang dilakukan bupati ini  untuk kembali mengingatkan masyarakat agar penyu ini tidak boleh diburu," ujar Kepala Dinas Perikanan Raja Ampat, Rio Bartholomeus Imbir, S.Pi, M.Si yang juga ikut dalam aksi pelepasan tukik tersebut.

Sebagaimana diketahui perairan laut Raja Ampat memiliki tingkat konsentrasi keanekaragaman biota laut tertinggi di perairan dunia, dengan 75 % dari seluruh jenis terumbu karang di dunia dan sedikitnya 1.320 spesies ikan.

Menurut Bupati Raja Ampat, potensi ini menjadi kekuatan utama dalam pengembangan pariwisata di Raja Ampat. Oleh karena itu ia berharap agar masyarakat Raja Ampat tidak lagi menangkap zatwa-zatwa perairan yang dilindungi di Raja Ampat. (DiskominfoRajaAmpa)

Jefirstson Riwu Kore Lantik Pengurus Pedagang Kuliner Pasar Warna Oesapa

Posted: 24 Oct 2018 12:20 PM PDT

Jefirstson Riwu Kore Lantik Pengurus Pedagang Kuliner Pasar Warna Oesapa
KUPANG, LELEMUKU.COM - Walikota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH melantik Badan Pengurus Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Warna Oesapa Periode 2018 - 2021, bertempat di Pantai Warna Oesapa, Kelurahan Oesapa Kota Kupang, Jumat (12/10).

Hadir mendampingi Wali Kota Kupang yaitu Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Kupang, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kupang serta Lurah Oesapa Kota Kupang.

Wali Kota Kupang menyampaikan bahwa menjadi seorang pimpinan memiliki tanggung jawab yang sangat besar

"Pengurusan ini diberikan tanggung jawab yang sangat besar untuk menjaga kekompakan di pantai ini. Sebab kalau kita tidak kompak, percuma saja dengan semua ini. Pantai yang harusnya sudah bagus ini, akan menjadi sia-sia. Oleh Karena itu perlu kerendahan hati, saling menghargai, saling menolong dan yang paling penting adalah keterbukaan" kata dia.

Selanjutnya, Walikota berpesan bahwa sesuai dengan arahan Gubernur, warga harus menata kota Kupang menjadi lebih bersih.

"Jangan membuang sampah sembarangan, karena jika hal itu terjadi pantai ini menjadi kotor dan tidak akan ada pengunjung yang datang. Bagaimana kita menata lokasi ini supaya orang akan datang setiap hari. Pimpinan baru, pengurus baru, harus punya kreativitas, harus punya pemikiran bagaimana dia berjuang untuk menata pantai ini supaya lebih bersih dan bagus mulai dari taman hingga lampu hias agar jalan menjadi lebih terang," ungkap dia.

Ia juga menghimbau agar masyarakat tetap menjaga kebersihan pantai warna ini.

"Kita diberikan tanggung jawab untuk memajukan Pantai Warna ini dan saya berharap akan menjadi ikon wisata terbaik yang ada di Kota Kupang," harap dia.

Ia tetap memberikan harapan pada pengurus pantai ini agar tetap membuat suasana di Pantai Warna Oesapa ini menjadi lebih indah dan menjadikan ekonomi di Oesapa lebih maju bagi para pedagang kuliner.

Ketua Panitia Pemilihan mengatakan bahwa dalam rangka pengembangan ikon Pantai Warna Oesapa, maka dilaksanakan Pemilihan Badan Pengurus Peguyuban Pedagang Kuliner Pantai Warna Oesapa periode 2018 - 2021 berjumlah 22 orang pengurus. (HumasKotaKupang)

Pemprov Maluku Raih Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri

Posted: 24 Oct 2018 12:10 PM PDT

Pemprov Maluku Raih Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri
AMBON, LELEMUKU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku kembali meraih prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemprov Maluku meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia sebagai salah satu dari 18 Provinsi yang telah menyelesaikan seluruh Tindak Lanjut Hasil Pengawasan (TLHP) Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tepat waktu. 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Mendagri, Tjahyo Kumolo kepada  Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua dalam Rapat Pemutakhiran Data TLHP Nasional Tahun 2018 di Bengkulu.

Selain Pemprov Maluku, Pemprov lain yang mendapatkan penghargaan serupa yakni, Jawa Tengah, Kalimantan Utara, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Barat, Lampung, Bali, Jawa Timur,  Sumatera Selatan,  Riau, Kepulauan Riau, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat,Bengkulu, Sumatera Utara dan Banten.

Menurut Inspektur Provinsi Maluku, Semmy Risambessy kepada pers di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (23/10), setiap tahun Itjen Kemendagri melakukan pemeriksaan di Pemerintah Provinsi. Dari hasil pemeriksaan tersebut ada rekomendasi berupa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang harus ditindaklanjuti.

"Kita tahu bahwa Itjen Kemendagri setiap tahun melakukan pemeriksaan di Pemerintah Provinsi. Terkait dengan itu, maka Inspektorat Daerah berkewajiban untuk menyelesaikan tindaklanjut hasil temuan," ungkap Risambessy.

Terkait TLHP, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Pasal 27 Ayat(5) telah mengatur bahwa tindak lanjut hasil pembinaan dan pengawasan yang tidak terkait dengan Tuntutan Perbendaharaan dan/atau Tuntutan Ganti Rugi dilaksanakan paling lama 60 hari kerja, setelah hasil pengawasan diterima.

"Jadi, setelah hasil pengawasan Itjen diterima oleh Inspektorat Provinsi, paling lambat 60 hari kerja sudah ditindaklanjuti," kata Risambessy menjelaskan.

Risambessy juga mengatakan, Inspektorat bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

"Ketika Hasil pemeriksaan berupa temuan Itjen itu diserahkan ke kita, maka kita langsung tindaklanjuti dengan turun ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kita melakukan pendampingan dengan memberikan arahan supaya setiap SKPD bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Kita berusaha untuk mencegah, meminimalisir temuan, sehingga ketika Itjen melakukan pemeriksaan, temuan semakin hari semakin kecil," harapnya.

Inspektorat Maluku, sebut Risambessy, selama ini telah bekerja maksimal. Pasalnya, selama 3 (tiga) tahun berturut-turut telah menerima penghargaan dari Mendagri.

"Jadi, kami juga telah bekerja maksimal terkait dengan penyelesaian tindaklanjut temuan Itjen. Nah, disitulah yang menjadi salah satu kriteria penilaian, provinsi mana yang cepat melakukan tindak lanjut. Dan saat ini sudah tahun ke-4, Pemerintah Provinsi Maluku mendapat penghargaan dari Mendagri," tandas Risambessy (HumasMaluku)

Breaking News : OTT, KPK Meringkus Bupati Cirebon Dalam Operasi Senyap

Posted: 24 Oct 2018 12:06 PM PDT

Foto Istimewa 

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN.com - Usai melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Bekasi, hari ini, Tim Satgas Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan kembali melakukan operasi senyap di wilayah Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, tim dikabarkan mengamankan seorang kepala daerah.
"Bupati Cirebon yang di-OTT," kata sumber JawaPos.com ketika dikonfirmasi Rabu (24/10) malam. 

Selain menciduk kepala daerah, menurut sumber tersebut, tim juga mengamankan sejumlah pihak lain yang dinilai terlibat dan mengetahui ihwal adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam bentuk suap menyuap yang dilakukan sang kepala daerah. Mereka di antaranya para pihak penyuap dan sejumlah saksi yang melihat adanya kejadian pemberian duit rasuah.
Hingga saat ini belum diketahui, terkait kasus apa sejumlah pihak tersebut diamankan. Termasuk, apa saja barang bukti yang telah diamankan tim lembaga antiarasuah yang digawangi Agus Raharjo cs tersebut.

Terpisah, ketika dikonfirmasi perihal adanya kegiatan penindakan lagi yang dilakukan pihaknya, Ketua KPK Agus Raharjo membenarkanya. "Benar hari ini ada giat di Cirebon. Masih dilakukan pendalaman. Besok dijelaskan dalam konpers," kata Agus Ketika dikonfirmasi JawaPos.com.(*)

Editor : Redaktur
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan


Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Breaking News : OTT, KPK Meringkus Bupati Cirebon Dalam Operasi Senyap . Silahkan membaca berita lainnya.

DPRD Maluku Tenggara Gelar HUT ke 7 Kota Langgur

Posted: 24 Oct 2018 12:00 PM PDT

DPRD Maluku Tenggara Gelar HUT ke 7 Kota Langgur
LANGGUR, LELEMUKU.COM - Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Maluku Tenggara dalam rangka peringatan hari ulang tahun langgur sebagai Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara yang Ke-7 Tahun 2018 di pimpin oleh ketua DPRD Kab. Maluku Tenggara TH Welerubun bertempat di ruang sidang DPRD Maluku Tenggara Seni (8/9).

Bupati Maluku Tenggara Ir. Anderias Rentanubun pada kesempatan tersebut dalam sambutanya mengatakan , Peringatan hari ulang tahun langgur sebagai Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara yang Ke-7 Tahun 2018, Pemerintah Daerah terus berupaya menata dan mengarahkan pembangunan Kota Langgur pada pencapaian tujuan tersebut, Saat ini terus dibangun sarana dan prasarana, fasilitas dan fasilitas penunjang fungsi dan layanan perkotaan.

Jalan-jalan penghubung dab jalan lingkungan terus dibenahi,gedung dan kawasan pemerintahan juga terus dikembangkan. Gedung pasar,trotoar,pelabuhan, terminal,sarana penerangan jalan dan lingkungan, ruang terbuka hijau,serta penataan kawasan kumuh dan rehabilitasi rumah tidak layak huni, terus dilakukan dengan tujuan menjadikan Langgur sebagai kota yang representative dan sekaligus menjadi citra Kabupaten Maluku Tenggara.

Ir. Anderias Rentanubun menambahkan, eksistensi Langgur sebagai ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 35b Tahun 2011 sampai dengan hari ini, pada usia yang genap tujuh tahun ,telah menjadikan Langgur tumbuh dan berkembang dalam berbagai aspek baik aspek fisik maupun aspek lainnya.

"Pembangunan Kota Langgur, sebagaimana yang kita harapkan bersama tentu tidak akan berhasil jika dilakukan oleh Pemerintah Daerah semata. Dukungan dan partisipasi masyarakat merupakan factor yang sangat penting dan menentukan bagi keberhasilanya. Untuk itu pada hari ulang tahun Ke-7 mengajak segenap warga masyarakat Maluku Tenggara agar secara aktif berpartisipasi dan mendukung segala proses pembangunan di Kota Langgur."ujarnya. (DiskominfoMalra)

Visit Selaru 2018 Lahirkan Gerakan Bangun Kemandirian di Tanimbar

Posted: 24 Oct 2018 11:45 AM PDT

Visit Selaru 2018 Lahirkan Gerakan Bangun Kemandirian di Tanimbar
ADAUT, LELEMUKU.COM – Visit Selaru 2018 merupakan upaya untuk membangun kesadaran baru untuk membentuk cara pandang masyarakat akan pentingnya memanfaatkan seluruh potensi kehidupan guna mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku.

Menurut Camat Selaru, Zakarias Emanratu, SP pengelolaan Visit Selaru tahun 2018 tersebut mengusung Tema "Eccofoodmarinetourism", yaitu dengan menjaga dan memanfaatkan lingkungan, pemberdayaan potensi pertanian, perikanan dan peternakan serta memanfaatkan potensi kelautan dan pemberdayakan potensi pariwisata akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan bagi kecamatan dengan luas wilayah 4.334,16 Km tersebut.

"Gerakan ini akan mendorong Kecamatan Selaru untuk keluar dari kemiskinan yang masih saja membelenggu kehidupan masyarakat di pulau ini," kata dia saat menyampaikan sambutan dalam Acara "Mya To Onjout" atau "Adaut Panggil Pulang" di Alun-alun Desa Adaut pada Jumat (19/10).

Emanratu menjelaskan dalam gerakan Visit Selaru 2018 itu menyajikan tiga agenda besar, diantara Myo To Onjout di Desa Adaut, yang sudah terlaksana pada Minggu (15/10) hingga Jumat (19/10), kunjungan Arca Kristus Raja di Desa Adaut pada Bulan November 2018, Lingat panggil pulang pada Bulan Desember 2018.

Serta masih terdapat beberapa iven yang sementara dipersiapkan oleh 5 Pemerintah Desa (Pemdes) lainnya di Kecamatan dengan jumlah penduduk 13.528 jiwa itu, diantaranya Desa Werain, Fursui, Kandar, Namtabung dan Eliasa.

"Kegiatan-kegiatan ini merupakan potensi termasuk tantangan tersendiri dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Kecamatan itu untuk mendukung seluruh pelaksanaan agenda Visit Selaru 2018 yang akan bermuara pada peningkatan produktivitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang begitu melimpah dan menyediakan pangan lokal bagi kehidupan keluarga dengan menanam ubi, jangung, pisang, kelapa dan rumput laut.

Camat Emanratu menambahkan dengan menyediakan pangan bagi keluarga masing-masing, maka masyarakat Selaru sudah menunjukan pada dunia bahwa Selaru Swasembada Pangan dimana pada tahun ini telah tersedianya bibit jagung 28 ton bantuan pemerintah termasuk peralatan pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan swasembada pangan di Kecamatan dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 3.495 tersebut.

"Kita harus terus berdoa dan berkerja dalam menggapai mimpi dan harapan kita, ingat selalu bahwa lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan, lebih baik membuat sesuatu yang bermakna daripada kita terus bersungut-sungut terhadap masalah yang kita hadapi," tambah dia. (Laura Sobuber)

Jadi Garda Terdepan NKRI, Selaru Dukung Perekonomian Tanimbar

Posted: 24 Oct 2018 11:30 AM PDT

Jadi Garda Terdepan NKRI, Selaru Dukung Perekonomian Tanimbar
ADAUT, LELEMUKU.COM – Pulau Selaru, yang terletak di Selatan dari Pulau Yamdena, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku adalah kawasan strategis nasional, yang merupakan garda terdepan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena berbatasan langsung dengan Australia.

Menurut Camat Selaru, Zakarias Emanratu, SP dengan keberadaan tersebut, Kecamatan Selaru memiliki peran strategis dalam mendukung peran dan fungsi Negara baik dibidang pertahanan dan fungsi peningkatan ekonomi bagi kesejahteraan rakyat.

Seperti tertuang dalam  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Terluar, Peraturan Pemerintah (Perpem) Nomor 62 Tahun 2010 tentang Pemanfaatan PPKT dan Keputusan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2017 dimana Pulau Selaru termasuk Pulau Terluar ke-58.

"Selaru sebagai kawasan strategis yang sangat mendukung ekonomi di daerah ini," kata dia saat menyampaikan sambutan dalam Acara "Mya To Onjout" atau "Adaut Panggil Pulang" di Alun-alun Desa Adaut pada Jumat (19/10).

Emanratu menjelaskan alasan Selaru dapat mendukung Kepulauan Tanimbar, hal itu dilihat dari intensitas pengunjung yang sangat tinggi dengan kunjungan terbanyak dari pemerintah pusat. Mobilitas pengunjung di Kecamatan dengan luas 4.334,16 km itu per tahunnya mencapai hingga 45.000 orang  atau 3.750 orang per bulan.

"Itu merupakan peluang terbesar daerah dan kalau dikelola secara baik merupakan potensi terbesara dalam menggerakan perekonomian masyarakat," jelasnya.

Ia juga menuturkan guna menjemput peluang tersebut, pihaknya pun melaksankaan beberapa iven dengan Tema "Visit Selaru 2018" yang akan mendukung kunjungan ke Selaru yang tentu bermuara pada peningkatan produktivitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi yang tersedia.

Iven-iven itu diantanya diantara Myo To Onjout di Desa Adaut, yang sudah terlaksana pada Minggu (15/10) hingga Jumat (19/10), kunjungan Arca Kristus Raja di Desa Adaut pada Bulan November 2018, Lingat panggil pulang pada Bulan Desember 2018.

Serta masih terdapat beberapa kegiatan yang sementara dipersiapkan oleh 5 Pemerintah Desa (Pemdes) lainnya di Kecamatan dengan jumlah penduduk 13.528 jiwa itu, diantaranya Desa Werain, Fursui, Kandar, Namtabung dan Eliasa.

"Kegiatan-kegiatan ini merupakan potensi termasuk tantangan tersendiri dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya. (Laura Sobuber)
 

Letjen Purn Dr HC Sutiyoso (Bang Yos) Kian Bulat Memimpin DPP Parfi Soultan-Kun

Posted: 24 Oct 2018 11:21 AM PDT

Ket Gambar : Dari kiri ke kanan, Every Jo producer, Tedi Trangi, Sekjen Dr. Kun, Pjs Ketum Soultan Saladin, mantan sekjen Ari Tarigan.

MEDIA NASIONAL OBOR KEADILAN | JAKARTA | Letjen purn Dr HC Sutiyoso atau akrab dipanggil Bang Yos, Rabu 24 Okt 2018, kembali mengundang pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Parfi dalam rangka pemantapan acara silaturahmi para aktris & aktor senior papan atas Parfi. Hadir memenuhi undangan, Pjs Ketum DPP Parfi  Soultan Saladin, Sekjen Dr. Kun Nurachadijat, producer Evry Jo, Ari Tarigan & Tedi Trangi. Pembicaraan fokus pada teknis pertemuan akhir pekan esok di kediaman Bang Yos.

"Saya sudah siapkan jamuan level _Very Important Person_ (VIP) untuk pertemuan silaturahmi ini. Insya Allah saya menyambut kalian bersama Mpok Rini, istri saya".

Menjawab pertanyaan Sekjen Kun tentang kesiapan bang Yos bila jadi ketum akan bakal ada sederet hal yang harus dibenahi di Parfi "Bagi saya justru itu tantangan, dan hidup saya hingga seperti ini karena selalu menyelesaikan tantangan tantangan yang bagi orang dianggap tidak mungkin terselesaikan" tegas bang Yos.

"Kami sudah memperoleh konfirmasi akan ada sekitar 75 orang artis senior yang hadir, diantaranya H Roma Irama, Mark Sungkar, Ana Tairas dll" tutur Pjs Ketum Soultan kepada Obor Keadilan.

Saya akan lakukan yang terbaik untuk Parfi, tidak ada lagi kubu kubuan, semua harus guyub ditangan saya" tegas bang Yos. "Mari kita bersatu kembali, bagaimana bisa bermartabat lagi apabila masih ada ketidaksepahaman dalam berorganisasi dan yang paling penting artis film harus kita sejahterakan" pungkas pria yang sempat menjadi komandan Susilo Bambang Yudono dan Prabowo Subianto ini.(*)

Editor : Yuni Shara
Penanggung Jawab Berita : Obor Panjaitan
Terima kasih karena telah membaca informasi tentang Letjen Purn Dr HC Sutiyoso (Bang Yos) Kian Bulat Memimpin DPP Parfi Soultan-Kun . Silahkan membaca berita lainnya.

Zakarias Emanratu Ajak Masyarakat Selaru Berdayakan Pangan Lokal

Posted: 24 Oct 2018 10:30 AM PDT

Zakarias Emanratu Ajak Masyarakat Selaru Berdayakan Pangan Lokal
ADAUT, LELEMUKU.COM – Camat Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Provinsi Maluku, Zakarias Emanratu, SP mengajak ke-13.528 penduduk yang tersebar di 7 Desa wilayah kerjanya, diantaranya Desa Werain, Fursui, Lingat, Kandar, Namtambung, Adaut dan Eliasa untuk memberdayakan seluruh potensi pangan lokal yang dimiliki.

"Mari kita sediakan pangan bagi kehidupan keluarga kita masing-masing, yaitu kita tanam ubi, jagung, pisang, kelapa termasuk rumput laut. Kita tunjukan pada dunia bahwa Selaru swasembada pangan," ajak dia saat menyampaikan sambutan dalam Acara "Mya To Onjout" atau "Adaut Panggil Pulang" di Alun-alun Desa Adaut pada Jumat (19/10).

Emanratu mengungkapkan di tahun 2018 ini masyarakat Selaru sudah menerima bantuan dari pemerintah, berupa bibit jagung sebanyak 28 ton dan peralatan pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan swasembada pangan tersebut.

Ia juga meminta seluruh masyarakatnya agar berbenah diri dengan membangun kemandirian hidup dalam mengurai kemiskinan dari segala keterbatasan dan kekurangan yang dimiliki, dengan cara mendukung gerakan "Visit Selaru 2018" serta memohon dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) MTB untuk lebih memberikan perhatian dalam mewujudkan cita-cita dan harapan hidup masyarakat Selaru.

"Kami harap Pemda mendukung kami untuk bersama-sama mencapai Visi Bupati Fatlolon dan Wabup Utuwaly, yaitu mewujudkan masyarakat Tanimbar yang sehat, cerdas, mandiri dan berwibawa," mohon Camat Emanratu. (Laura Sobuber)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.


Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri


Artikel Terkini Lainnya